Antara Banjir dan Genangan, Versi Polda Metro Jaya dan Polda Jateng Bikin Ribut

Minggu, 7 Februari 2021 11:47

Tangkapan layar.

FAJAR.CO.ID — Hujan deras yang mengguyur mengakibatkan banjir besar di beberapa titik Kota Semarang dan sekitarnya sejak Kamis hingga Sabtu (4-6/2/2021).

Luapan air di sejumlah ruas jalan juga menghambat pengendara. Bahkan stasiun kereta api Tawang dan Poncol dan Bandara Internasional Ahmad Yani ikut terendam banjir. Begitu juga dengan kawasan wisata kota tua Semarang. Banjir terjadi hingga setinggi lutut orang dewasa.

Di media sosial, banjir Semarang ini dikait-kaitkan dengan banjir di Jakarta. Menurut netizen, jika di DKI Jakarta air naik tak sampai betis orang dewasa, dikategorikan banjir. Sementara di Semarang, air yang naik hingga satu setengah meter, atau sampai menyentuh leher orang dewasa, bukan disebut banjir tetapi tergenang.

Hal ini seperti diunggah oleh akun twitter milik Polda Jateng. Akun ini mengunggah video seorang Polisi yang hampir tenggelam tertutup air yang tinggi hingga leher orang dewasa. Video itu diambil sebuah RT guna melaporkan situasi banjir terkini.

Akun Polda Metro ini menulis keterangan unggahan itu dengan memperingatkan warga semarang agar tetap waspada. Menariknya, air setinggi itu tidak disebut banjir, tetapi tergenang.

“Untuk Warga Kota Semarang dan sekitarnya agar waspada ya, beberapa titik ada genangan air. Saat ini masih terjadi hujan. Tetap utamakan keselamatan #JatengDiRumahSaja,” tulis akun Polda Jateng dilihat pada Ahad (7/2).

Komentar