Gubernur Minta Koordinasi, Danny: Sekda Saja Tidak Cocok, Harus Pj Langsung

Minggu, 7 Februari 2021 14:04

Nurdin Abdullah dan Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto, mengaku belum pernah diajak koordinasi oleh Pj Wali Kota Makassar, Rudi Djamaluddin, terkait lelang jabatan di lingkup Pemkot Makassar.

Ia mengaku sangat terbuka jika nantinya dia diajak untuk menyukseskan program tersebut.

“Tidak ada masalah, palingan saya bilang, apakah sesuai dengan visi-misinya kita, atau visi-misinya siapa kan begitu. Tidak ada masalah, saya ini orang paling mudah ditemui,” ujar Danny saat dihubungi, Minggu (7/2/2021).

Namun, Danny meminta Rudi Djamaluddin langsung yang mengajaknya diskusi terkait ini.

Ia tidak mau kalau hanya orang suruhan yang menemuinya. Bahkan ia menyebut, Sekda saja tidak cocok.

“Tapi janganko kirim ecek-ecek di rumah. Sekda saja tidak cocok, harus Pj langsung,” tegas Danny.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah turut menanggapi kisruh program lelang jabatan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar.

Ia meminta Pj Wali Kota Makassar untuk berembuk dengan Wali Kota Makassar terpilih, Danny Pomanto, agar kisruh ini tidak semakin rumit ke depannya.

Hal ini disampaikan terkait adanya anggapan bahwa keputusan melakukan proses seleksi pejabat di lingkup Pemkot Makassar tidak sesuai aturan.

Menurut Nurdin Abdullah, penting membangun komunikasi antar kedua pejabat publik tersebut, sehingga nantinya setelah pelantikan wali kota terpilih tatanan pemerintahan dapat segera berjalan maksimal.

Bagikan berita ini:
3
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar