Haedar Nashir: Masyarakat Indonesia Sesungguhnya Moderat

Minggu, 7 Februari 2021 10:46

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebut karakter sosiologi masyarakat Indonesia maupun umat Islam yang mayoritas sesunggunya adalah moderat.

Bahkan, dalam menyampaikan Pidato Pengukuhan Guru Besarnya mengatakan, bahwa secara sosiologis masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang moderat dan sejarah telah membentuk masyarakat Indonesia termasuk umat Islam itu adalah moderat.

Hal tersebut didukung dengan keberadaan nusantara dalam skup dimana kawasan Asia Tenggara dengan perbedaan kultur bangsanya yang cukup tinggi antara yang Negro- Austalia dengan Melanisia dan suku-suku lain kemudian bisa bersatu.

Soal keagamaannya pun sesungguhnya sangat moderat kata Haedar, bangsa Indonesia yang secara keagamaan awalnya menganut berbagai keyakinan setempat animisme dan dimanisme lalu datang agama Hindu dan menjadi mayoritas hingga datang agama Islam sampai saat ini mayoritas nyaris tanpa adanya peperangan.

“Ketika agama Hindu menjadi kuat di nusantara kemudian datang agama Islam lalu secara damai peralihan agama luar biasa tanpa peperangan. Dan ini tidak ditemukan di bangsa lain,” papar Haedar saat menjadi narasumber Seminar Nasional memperingati 1 tahun wafatnya KH Salahuddin Wahid yang diselenggarakan oleh Tebuireng Initiatives dengan tema ‘Memadukan Keberagaman, Bangsa Termajukan’, pada Sabtu (6/2/2021).

Proses ini, kata Profesor Ilmu Sosiologi UMY tersebut sebagai proses moderasi moderasi yang sebenarnya ada dalam karakter masyarakat Indonesia bahkan sebagian ahli menyebut didukung dengan kondisi alam yang tropis dan indah membuat karakter orang Indonesia menjadi bersikap tengahan, toleran dan bergorong-royong.

Komentar


VIDEO TERKINI