Insentif Nakes Tahun 2021 Tak Naik, Santunan Kematian Tetap Rp300 Juta

Minggu, 7 Februari 2021 14:10

IST

FAJAR.CO.ID — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) kembali menyampaikan besaran nilai insentif yang akan diterima oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) selama menangani Covid-19.

Dilansir dari akun Twitter @Kemenkes RI yang diunggah sekitar Pukul 12.00 WIB, Minggu (7/2/2021) menyebut, semua tenaga kesehatan maupun tenaga penunjang kesehatan termasuk dokter residen (PPDS) yang bertugas dalam penanganan Covid-19 berhak menerima insentif.

“Besaran intensif dan santunan Kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 di Tahun 2021 tetap sama di Tahun 2020,” tulis dalam akun Twitter dengan jumlah pengikut 476 ribu itu.

Adapun besaran insentif yang diterima diterima oleh para Nakes yakni, Dokter spesialis Rp15 juta perbulan, Dokter Umum dan Gigi Rp10 juta perbulan, Bidan dan Perawat Rp7,5 juta per bulan, Tenaga Kesehatan (Nakes) lainya Rp5 juta per bulan dan santunan kematian sebesar Rp300 juta.

Diberitakan, sejak mulai merebak Covid-19 Maret lalu hingga akhir Desember 2020, tercatat ada 504 tenaga kesehatan yang gugur akibat Covid-19.

Dari jumlah itu, 252 di antaranya adalah dokter, 171 perawat, 64 bidan, 7 apoteker, dan 10 tenaga laboratorium medik. Rincian dari 252 dokter adalah 15 dokter gigi, 101 dokter umum, 131 dokter spesialis, serta 5 residen.

Kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia disebut tercatat paling tinggi di Asia atau lima besar di seluruh dunia. (Mg4)

Komentar