46 Persen Tenaga Kesehatan di Sulsel Telah Divaksin Covid-19

Senin, 8 Februari 2021 23:25

Kadiskes Sulsel, Ichsan Mustari. (Selfi/Fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Berdasarkan data vaksinasi dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, sekitar 46 persen atau sebesar 21.422 tenaga kesehatan (nakes) di Sulsel telah menerima penyuntikan vaksin sejak dimulai 14 Januari hingga hari ini, Senin, (8/2/2021).

Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari ketika ditemui di kantor Gubernur Sulsel, usai mengikuti Coffe Morning bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi.

“Vaksin sekarang sudah 46 persen. Yang divaksin yang tanggal 14 Januari sampai sekarang tanggal 8 Februari tentu ini juga ada yang tertolak yah atau ditunda vaksinasinya. Jadi seperti itu pertumbuhannya,” kata Muhammad Ichsan Mustari, Senin (8/2/2021).

Dari data vaksinasi yang ada, terdapat nakes yang menolak untuk divaksin dan dalam status tertunda. Jumlah dalam status tertunda sebanyak 3072 orang. Sedangkan jumlah nakes yang menolak sebanyak 5815 orang.

“Yang ditolak, ditunda itu biasanya karena hypertensi. Kalau ditolak yah lain kondisinya. Kalau penyintas yah tidak bisa. Atau punya penyakit-penyakit tertentu tidak bisa,” bebernya.

Lebih lanjut kata Ichsan, ia mengungkapkan kesyukurannya karena kasus Covid-19 di Sulsel sudah mulai melandai. Hal ini berati kasus Covid-19 di Sulsel sudah mulai terkendali. Meski demikian, ia berharap masyarakat tidak meremehkan virus tersebut.

“Secara umum kita punya RT sekarang di bawah 1. Artinya penyebaran di Sulawesi Selatan terkendali. Saya tidak selalu mau bicara jumlah positifnya. Yang penting bagi saya bagaimana penanganannya. Karena itu yang menjdi target kita. Lebih banyak yang kita tangkap lebih bagus. Supaya lebih cepat melakukan isolasi. Artinya supaya kita bisa lebih paham terkait Covid-19 ini,” tuturnya.

Komentar