Komplotan Geng Motor Mengaku Diserang Duluan oleh Korban Sebelum Tewas

Senin, 8 Februari 2021 21:39

Pelaku pembusuran yang mengakibatkan seorang jukir tewas, KA, 28 tahun. (Ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Komplotan geng motor yang tega melontarkan anak panah kepada korban Ramadhan, 27 tahun hingga tewas masih ditahan di Polsek Rappocini.

Pelaku utama, KA, 18 tahun, mengatakan, saat ia dan temannya melintas di TKP, tepatnya di Jalan Tamalate 1, Makassar, ia mengaku lebih dulu diserang oleh korban.

“Saat anak-anak lewat, Dia dibusur duluan. Tapi anak-anak sudah kembali. Iya (saya lihat). Saya ambil duluan, tang lain putar. Saya dibonceng oleh Aslan (DPO) yang panggil saya,” katanya, Senin (8/2/2021).

Saat ditanya lagi soal kondisi korban yang telah meninggal, KA mengaku tidak tahu menahu. Dia langsung pergi dan bersembunyi di Jalan Landak bersama temannya, dan ditangkap di sana.

“Tidak saya tahu kalau meninggal korban. Serius,” ujar dia.

Kendati demikian, polisi telah memberinya tindakan tegas. Sebuah proyektil peluru sempat bersarang di kaki kanannya karena melawan polisi saat ditangkap.

“Pelaku bernama KA ditembak karena melawan polisi. Dia juga sebagai pelaku utama atas peristiwa ini,” jelasnya.

Meski 12 pelaku telah ditahan dan satu orang telah ditembak, polisi belum berpuas diri. Masih ada pelaku lain yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Ada tujuh tersangka masih DPO dan masih dalam pengejaran. Semuanya dijerat Pasal 170 ayat 2 yang melukai seseorang hingga meninggal dunia dengan ancaman 12 tahun penjara,” tegas perwira polisi satu melati ini. (ishak/fajar)

Komentar