Lontarkan Anak Panah ke Tukang Parkir hingga Tewas, Komplotan Geng Motor Ditembak Polisi

Senin, 8 Februari 2021 18:43

Polisi menembak satu komplotan geng motor yang diduga pelaku penganiayaan tukang parkir hingga tewas. (Ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus penganiayaan yang membuat korban tewas di Jalan Tamalate 1, Minggu pagi (7/2/2021) masih didalami polisi.

Beberapa jam pasca kejadian dan korban Ramadhan, 27 tahun meninggal, polisi akhirnya menangkap 10 pelaku di sebuah gang sempit di Jalan Landak pukul 15.00 WITA.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, mengatakan, meski 10 orang yang diduga komplotan geng motor itu telah tertangkap, proses pengejaran terhadap pelaku lainnya masih dilakukan.

Namun pada saat itu, ada dua orang pelaku yang ternyata ciut dan memilih menyerahkan dirinya ke Polsek Rapoccini, atas perbuatan yang ia lakukan hingga membuat seorang tukang parkir tewas terkena anak panah di badannya.

“Sekarang ada 12 pelaku yang kita amankan. Yang dua ini menyerahkan diri dan kini semua ditahan,” katanya, Senin (8/2/2021).

Dari 12 orang pelaku yang ditahan, lanjut Kompol Agus, satu orang di antaranya harus ditembak polisi karena sempat ingin melarikan diri saat akan ditangkap.

Dia adalah lelaki berinisial KA, 18 tahun. Sebuah timah panas sempat bersarang di kaki sebelah kanannya.

“Pelaku bernama KA ditembak karena melawan polisi. Dia juga sebagai pelaku utama atas peristiwa ini,” jelasnya.

Meski 12 pelaku telah ditahan dan satu orang telah ditembak, polisi belum berpuas diri. Masih ada pelaku lain yang saat ini masih dalam pengejaran.

Komentar