Pemerintah Siapkan Rp20 triliun untuk Program Prakerja

Senin, 8 Februari 2021 14:41

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Gelombang 12 Kartu Prakerja mulai dipersiapkan. Metode pelatihan bakal disesuaikan. Termasuk tatap muka.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah memastikan program Kartu Prakerja dilanjutkan di 2021. Alokasi anggaran yang diberikan untuk program ini cukup besar, yakni Rp20 triliun.

Tahun lalu, metode pelatihan bagi peserta dilakukan melalui dalam jaringan (daring). Kebijakan ini dikeluarkan lantaran pandemi Covid-19. Sehingga pelatihan tatap muka tidak memungkinkan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar Irwan Bangsawan mengatakan sejauh ini belum ada regulasi pasti bagaimana pelaksanaan Prakerja di 2021. Kemnaker masih sementara membahas finalisasinya.

Akan tetapi, kemungkinan besar akan ada perubahan pada metode pelatihan tahun ini. Jika sebelumnya semua dilakukan secara daring, maka 2021 ini ada potensi bisa dilakukan secara tatap muka. Masih dalam proses kajian.

“Kita berharap bisa dilakukan tatap muka. Karena kalau melihat efektivitasnya masih lebih efektif jika dilakulan secara tatap muka. Tetapi kita masih tunggu regulasinya,” kata Irwan kepada FAJAR, Minggu, 7 Februari.

Menurutnya, metode pelatihan mesti mendapat perhatian lebih. Sebab, akan menjadi penentu kualitas peserta. Sehingga mereka tak sekadar menerima insentif, tetapi juga bisa mendapat kompetensi baru.

Sementara, terkait kuota sejauh ini juga belum ada kepastian. Namun, Irwan berharap bisa ada tambahan kuota untuk Kota Makassar. Sebab masih banyak pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Bagikan berita ini:
4
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar