Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC Amankan Munisi Diduga Milik Pasukan Gurkha dan Inggris

Senin, 8 Februari 2021 11:57

ISTIMEWA. Munisi

FAJAR.CO.ID, NUNUKAN — Berawal dari dua warga yang menggali tanah untuk menjerat babi hutan, tiba-tiba keduanya melihat 10 buah munisi aktif di hutan di Desa Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, Sabtu (6/02/2021). Diduga munisi itu milik pasukan Gurkha dan Inggris.

Dari penemuan tersebut, warga langsung pergi ke Pos Lumbis dan melaporkan kepada Danpos Pos Lumbis Letda Arh Sutrisno Sitakar S.Tr,Han, berdasarkan laporan warga tersebut anggota Pos Lumbis dipimpin Danpos Letda Arh Sutrisno Sitakar langsung ke lokasi penemuan, selanjutnya 6 anggota pos dibantu 3 orang pelapor mencoba menggali kembali lokasi tersebut, dan ditemukan kembali -+ 1.191 munisi aktif yang langsung diamankan ke Pos Lumbis.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E, dalam keterangan tertulisnya, informasi yang didapat dari saksi hidup kejadian konfrontasi RI-MLY tahun 1965), tempat penemuan munisi tersebut adalah tempat persembunyian pasukan Gurkha dan pasukan Inggris pada saat jaman konfrontasi dahulu, diduga masih ada sisa-sisa peninggalan konfrontasi RI-MLY tahun 1965 di dalam hutan tersebut.

Munisi yang ditemukan merupakan munisi peninggalan konfrontasi RI-MLY pada tahun 1965 dengan kaliber 7,61mm dan sampai saat ini jumlah yang sudah dikumpulkan dan diamankan 1.201 butir munisi (masih aktif).

“Saya perintahkan personel yang di lokasi untuk lakukan penyisiran, dan pendalaman,  untuk antisipasi apabila masih tersimpan ataupun masih ada sisa-sisa munisi lainnya ataupun bahan peledak yang masih tertanam. Untuk munisi tersebut masih kami amankan di Pos Satgas,” tutup Dansatgas. (rls)

Komentar