334 Komunitas Siap Kepung Kantor Gubernur Sulsel, Danny: Mestinya Janganmi Memancing

Selasa, 9 Februari 2021 15:22

Danny Pomanto bersama tim berdoa usai dinyatakan unggul versi QuickCount.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny) – Fatmawati Rusdi (Fatma) yang terancam diundur dari rencana pelantikan serentak 17 Februari 2021 mendatang, menuai respons dari para pendukungnya.

Rencana jadwal pelantikan rencananya akan disesuaikan dengan akhir masa jabatan bupati di beberapa daerah yang telah melakukan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 12 kabupaten dan kota.

Ketua Koordinator Tim Komunitas Danny-Fatma, Idris saat dikonfirmasi Fajar.co.id tegas menyatakan ada ratusan komunitas Danny-Fatma yang bakal mengepung kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo apabila penundaan pelantikan itu benar-benar diulur.

“Banyak komunitas, ada 334 komunitas. Dari milenial, emak-emak, ada juga ormas (organisasi masyarakat), RT/RW juga sudah ada di dalam. Dari latar belakang beda-beda,” ujar Idris melalui sambungan telepon selulernya. Selasa (9/2/2021).

Rencana aksi para komunitas Danny-Fatma disebut Idris hal spontanitas dari para pendukung yang sudah mulai jenuh menunggu pelantikan tersebut.

Apalagi, kata Idris sejak awal para komunitas ditahan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan besar, seperti tidak diikutkan dalam kegiatan penetapan KPU beberapa waktu lalu mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti tidak berkerumun.

“Namanya orang marah dan tidak bisa kita tahan lebih lama, karena itu spontanitas mereka. Banyak (komunitas) yang hubungi saya, kalau bapak (Danny, red) tidak jadi dilantik tanggal 17 Februari kita kepung kantor Gubernur, kita duduki Rujab (Rumah Jabatan),” kata Idris.

Komentar