Alasan Polisi Enggan Ungkap Detail Penyakit Ustaz Maaher, Demi Nama Baik Keluarga

Selasa, 9 Februari 2021 17:31

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: Dok Humas Polri

“Setelah diobati dan dinyatakan sembuh, yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim,” kata Argo.

Pada 4 Februari 2021, berkas perkara Soni masuk tahap II di kejaksaan. Setelah barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa, Soni pun berstatus sebagai tahanan kejaksaan yang dititipkan di Rutan Bareskrim.

Soni kembali mengeluh sakit, kemudian petugas rutan dan tim dokter pun menyarankan agar yang bersangkutan kembali dibawa ke RS Polri untuk mendapatkan perawatan.

Akan tetapi, Maaher tidak mau hingga akhirnya yang bersangkutan mengembuskan napas terakhirnya di Rutan Bareskrim pada Senin (8/2) pukul 19.00 WIB.

“Sudah ditawarkan (untuk dibawa ke RS Polri) tetapi almarhum tidak menginginkan. Dia tetap ingin ada di Rutan Bareskrim,” kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono. (riz/fin)

Bagikan berita ini:
4
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar