Gubernur NA: Jangan Bikin Jadwal Pelantikan Sendiri

Selasa, 9 Februari 2021 16:56

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Belum ada kepastian jadwal pelantikan wali kota-wawali Makassar. Begitu pula pelantikan bupati. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meminta jangan ada yang membuat jadwal sendiri.

Kemendagri sejauh ini memang belum memberikan kepastian Surat Keputusan (SK) pelantikan kepala daerah yang tak berperkara di Mahkamah Konstitusi.

Nurdin menyebut sudah mengirim permohonan pengangkatan para kepala daerah terpilih. Kepada FAJAR, Nurdin mengaku tak ingin lebih jauh membahas soal jadwal pelantikan. Apalagi belum ada SK yang dipegang oleh pemprov.

“Tidak usah mengandai-andai. Kita tunggu SK dulu. Nanti setelah turun, kita akan susun jadwal pelantikan,” bebernya, di kantor gubernur, Senin, 8 Februari.

Opsi penunjukan pejabat pelaksana harian atau Plh pun menjadi persiapan yang harus dilakukan oleh pemprov. Hanya saja, khusus Makassar, Nurdin meminta tak perlu ragu. Ada Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin dengan masa jabatan yang baru akan berakhir 26 Juni.

Mantan bupati Bantaeng tersebut juga tak ingin berspekulasi. Apalagi muncul pertanyaan, apakah wali kota dan wakil wali kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati akan dilantik setelah masa jabatan Pj wali kota tuntas.

“Kita tunggu SK turun. Yang pasti Pj (masa jabatan, red) kita ini sampai Juni. Pj itu penjabat, sama dengan definitif. Jangan bikin jadwal sendiri. Kewenangan ada di gubernur,” ungkapnya.

Komentar