Indikasi Mafia Kartel Kedelai, Rocky Gerung: Jokowi Sebenarnya Tahu, Cuma Dia Berdiri di Atas Cabang yang Sama

Selasa, 9 Februari 2021 16:32

Rocky Gerung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Naiknya harga kedelai di tingkat konsumen memantik perhatian Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas). Diduga naiknya harga kedelai akibat adanya permainan kartel.

Buwas menilai ada sesuatu yang rancu dari proses importasi kedelai. Ia menyebut ada proses panjang yang mengakibatkan harga terus terkerek naik, tidak lain akibat adanya praktik kartel dari importir kedelai.

Mendengar itu, politikus dan akademisi Rocky Gerung angkat bicara terkait kritik yang dilontarkan tentang adanya permainan kartel tersebut.

Rocky Gerung menyebut, setiap kali Buwas mengeluarkan kritk, publik selalu bertanya siapa yang dikritik.

“Kepada kartel, tidak karena kartel itu adalah pemelihara kekuasaan. Persoalan itu tidak akan bisa diselesaikan oleh Buwas sendiri, harus ada dari pihak istana yang berani mengungkapkan skandal kartel ini,” tutur Rocky dikutip dari videonya di Youtube Rocky Gerung Official, Senin (8/2/2021).

“Pak Buwas mengritik hal ini, agar persoalan terselesaikan, tetapi kuping di istana seakan tidak di arahkan untuk mendengar kalimat-kalimat dia. Karena memang kuping istana juga dipelihara oleh kartel-kartel itu,” lanjutnya

Mantan Dosen UI tersebut, mengatakan Buwas bicara atas nama masyarakat kecil untuk didengar oleh satu orang di istana. Tapi kenyataannya orang di istana tidak mau mendengarkan itu, karena memang bagian dari kepentingan pemelihara kekuasaan untuk memberdayakan istana.

Komentar