Jokowi Minta Warga Aktif Berikan Kritik, Bintang Emon: UU ITE Assalamualaikum

Selasa, 9 Februari 2021 16:37

Komika Bintang Emon. Foto: Instagram

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pernyataan Presiden Joko Widodo terkait arahan agar masyarakat lebih aktif menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintah, menjadi buah bibir publik.

Dalam pidatonya, ia juga menekankan agar kualitas pelayanan publik semakin baik kedepannya, dengan harap agar seluruh lapisan masyarakat turut andil dalam mewujudkan hal itu.

“Masyarakat harus lebih aktif menyampaikan kritik, masukan, atau potensi maladministrasi, dan pelayanan publik harus terus meningkatkan upaya perbaikan-perbaikan” tegas Jokowi dalam sambutan peluncuran laporan tahunan Ombudsman RI, Senin, (8/2/2021).

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan aopresiasi dan peran Ombudsman Republik Indonesia dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

“Ini sebuah kerja besar kita bersama serta memerlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat dan pengawasan dari Ombudsman Republik Indonesia baik berupa input, kritik, dan dukungan agar pelayanan publik di negara kita semakin berkualitas” tambahnya.

Perihal menyampaikan kritik, banyak pihak mengarah ke Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang selama ini membungkam masyarakat dan menjadi ancaman masyarakat dalam mengkritik pemerintah. Dilansir dari twitter, tagar UU ITE menjadi trending Senin malam tadi.

Salah satunya, Doktor Ilmu Politik Universitas Northwestern, Yoes C. Kenawas, mengatakan agar pasal karet dalam UU ITE dicabut dulu, “Cabut dulu pasal karet di UU ITE, KUHP, dan UU lainnya Pak” singkat Yoes, menanggapi pernyataan Jokowi.

Komentar