Novel Kritik Polisi Atas Meninggalnya Ustaz Maaher, Muannas: Kemaluan Pencuri Sarang Walet Kenapa Disetrum?

Selasa, 9 Februari 2021 21:13

Muannas Alaidid (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid membalas Novel Baswedan yang mengomentari meninggalnya Ustaz Maaher At- Tahuwailibi di Rutan Bareskrim Polri.

Sebelumnya, komentar penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu diunggah melalui akun Twitter pribadinya, @nazaqistsha, Selasa (9/2/2021).

“Innalillahi Wainnailaihi Rojiun Ustadz Maaher meninggal di rutan Polri,” tulis Novel.

Mantan anggota Polri itu mempertanyakan perlakuan polisi terhadap Maaher.

Menurutnya, semestinya polisi tidak memaksakan penahanan terhadap Maaher jika memang yang bersangkutan sakit.

“Padahal kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit. Orang sakit, kenapa dipaksakan ditahan?” heran dia.

Novel pun lantas mengecam institusi yang menjadi awal karirnya itu.

“Aparat jangan keterlaluanlah.. Apalagi dengan Ustadz. Ini bukan sepele lho..,” kecam Novel Baswedan.

Cuitan itu lantas disambar Muannas Aladid yang mempertanyakan aksi Novel Baswedan saat masih anggota Polri aktif.

Saat itu, Novel yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bengkulu pada 2004 silam.

Dalam kasus tersebut, Novel Baswedan diduga melakukan penyiksaan terhadap para tersangka pencuri sarang burung walet.

Bagikan berita ini:
5
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar