SBY Dituding Ingkar Janji, Mantan Waketum Sebut Demokrat Partai Dinasti Milik Cikeas

Selasa, 9 Februari 2021 22:23

Max Sopacua mengisi podcast HS TV di Graha Pena Radar Bogor. (adi/pojoksatu.id)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Salah satu pendiri sekaligus deklarator Partai Demokrat, Max Sopacua meluapkan kekecewaannya lantaran terbuang dari partai berlambang bintang mercy itu.

Max kecewa dan sakit hati karena Partai Demokrat saat ini sudah seperti partai dinasti milik kelompok Cikeas.

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini mengungkit Kongres Partai Demokrat yang memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum.

Dalam kongres itu, kata Max, ditutup peluang bagi kader selain AHY untuk maju sebagai calon ketua umum.

“Sehingga hanya AHY saja yang diorbitkan untuk menjadi ketua,” ucap Max saat podcast dengan CEO Radar Bogor yang juga Dirut Pojoksatu.id Hazairin Sitepu di Graha Pena Bogor, Selasa (9/2/2021).

Mantan anggota DPR RI dua periode ini blak-blakan menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingkari janjinya saat Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali.

“Padahal 2013 kalau tidak salah, ketika Pak SBY menjadi ketua dalam kongres luar biasa di Bali, itu beliau menjanjikan bahwa beliau hanya 2 tahun memimpin. Setelah itu orang lain harus memimpin, jangan sampai ada indikasi bahwa ini partai SBY, milik Cikeas dan lain-lain,” cetus Max.

“Itu janji beliau (SBY). Tapi ternyata sekarang kita semua dihantui dengan partai ini sudah menjadi milik Cikeas, milik kelompok Cikeas, SBY dan lain-lain sebagainya,” tambah Max.

Komentar