Tracking Covid-19 di Jawa dan Bali, Panglima TNI Kerahkan 29.736 Personel

Selasa, 9 Februari 2021 18:23

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Azis. Foto: Puspen TNI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan TNI mengerahkan sebanyak 29.736 personel untuk melakukan tracing Covid-19 di 7 provinsi di Jawa-Bali, yang melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Sebanyak 29.736 personel itu terdiri dari 27.866 Bintara Pembina Desa (Babinsa), 1.768 Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL dan 102 Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU.

“Personel TNI yang dikerahkan tersebut akan melakukan tracing Covid-19 di 7 provinsi di Jawa-Bali yang melaksanakan PPKM skala mikro,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memimpin apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/2) pagi.

Panglima TNI mengatakan sebelum diterjunkan ke wilayah kerjanya, para Babinsa, Babinpotmar, dan Babinpotdirga akan diberi pelatihan menjadi tracer Covid-19.

“Sehingga di samping bertugas sebagai penegak disiplin protokol kesehatan, para prajurit TNI tersebut dapat membantu pemerintah untuk melaksanakan tracing Covid-19 di tengah masyarakat,” kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) ini.

Selain itu, lanjut dia, TNI juga telah menyiapkan tenaga kesehatan TNI sebagai vaksinator untuk mendukung program vaksinasi nasional yang telah dicanangkan pemerintah.

Marsekal Hadi menegaskan saat ini TNI telah memiliki 1.008 vaksinator terverifikasi.

“TNI akan meningkatkan jumlah tersebut dengan melatih 10.000 vaksinator baru,” ungkap Marsekal Hadi.

Komentar