Ustaz Maaher di Mata Eks Pengurus FPI Sulsel: Berani, Meski Tahu Resikonya Besar

Selasa, 9 Februari 2021 22:12

Ustaz Maaher At Thuwailibi. Foto : Instagram

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kepergian Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Ernata di usianya yang terbilang masih sangat muda turut dirasakan para sahabat-sahabatnya di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Almarhum meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri pada Senin (8/2/201) malam, karena sakit yang dideritanya.

Eks Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Sulsel Agus Salim Syam yang mengaku kenal dekat dengan Almarhum ikut merasakan duka yang mendalam. Apalagi dia dengan Almarhum punya kenangan berdakwah bersama di Makassar.

“Saya menyatakan duka yang mendalam atas wafatnya beliau (Ustaz Maaher). Apalagi kami pernah punya kenangan bermajelis bersama,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (9/2/2021).

“Semoga Allah mengampuni seluruh kesalahan dan kekhilafan beliau serta menerima seluruh amal ibadah beliau dan menempatkan beliau dalam surga-nya kelak,” pesan doa Agus pada Ustadz Maaher.

Agus mengisahkan sosok Almarhum yang dikenal baik juga memiliki keilmuan yang dalam tentang agamanya.

Selain itu, keberanian Almarhum dalam menyampaikan hal-hal yang dianggap benar juga ikut disampaikan Agus.

“Beliau adalah sosok yang berani mengatakan kebenaran walaupun beliau tahu bahwa resikonya sangat besar. Beliau saat datang ke Makassar menyempatkan diri mengisi Ta’lim rutin kami, dan dari situlah nampak keilmuan Beliau dan keikhlasan beliau,” ujar Agus.

Diberitakan sebelumnya, almarhum Ustadz Maaher ditahan di Rutan Mabes Polri terkait dugaan menghina Habib Luthfi bin Yahya. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap Ustadz Maaher terkait kasus ujaran kebencian di media sosial Twitter @ustadzmaaher.

Komentar