Ustaz Maaher Meninggal di Rutan Bareskrim, Penyidik Senior KPK: Aparat Jangan Keterlaluanlah!

Selasa, 9 Februari 2021 16:41

penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ustaz Maaher At-Tahuwailibi alias Soni Ernata meninggal dunia di rutan Bareskrim Polri, Senin (8/2/2021). Kabar meninggalnya Maaher mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Novel mempertanyakan kebijakan kepolisian pada kasus penahanan Maaher.

“Inailaihilaihi Rojiun, Ustadz Maaher meninggal di Rutan Polri. Padahal kasusnya penghinaan, ditahan, lalu sakit. Orang sakit, kenapa dipaksakan ditahan,” tulis Novel di akun Twitter miliknya, Selasa (9/2/2021).

Novel pun mengkritisi kepolisian tas kasus ini, ia mengingatkan aparat untuk tidak keterlaluan, apalagi dengan orang yang di anggap guru atau ustaz.

“Aparat jangan keterlaluanlah, Apalagi dengan Ustadz. Ini bukan sepele lho,” lanjutnya.

Sebelumnya, kabar meninggalnya Ustaz maaher dibenarkan kuasa hukum Maaher, Djudju Purwantoro. “Betul, beliau meninggal sekira jam 7 malam di Rutan Mabes Polri,” ungkap dia.

Usai meninggal dunia, jenaza Maaher langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. (mg5/fajar)

Komentar