Vaksin Covid Palsu Beredar, Tiongkok Sebut Dibuat dari Larutan Garam

Selasa, 9 Februari 2021 18:32

Ilustrasi vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID – Saat dunia tengah melakukan vaksinasi Covid-19, Tiongkok berhasil mengungkap aksi kejahatan pembuat vaksin palsu. Kasus tersebut berhasil diungkap dan tentunya untuk mencegah kasus berikutnya tak terulang.

Science and Technology Counselor Kedutaan Besar Tiongkok Untuk Indonesia Yi Fanping menjelaskan awal mula informasi tersebut dilaporkan XINHUA News Agency.

Bahwa Tiongkok fokus pada Gerakan Khusus Penanganan dan Pencegahan Kegiatan Kriminal terkait vaksin yang diluncurkan oleh Kementerian Keamanan Publik Tiongkok dan dijalankan kepolisian daerah di Tiongkok.

Berita tentang keberhasilan memecahkan sebuah kasus kriminal pembuatan dan penjualan vaksin palsu oleh Kepolisian Provinsi Jiangsu dan kepolisian daerah yang lain tentu saja membanggakan.

“Sebagaimana yang saya tahu, pihak Tiongkok sudah memberitahukan informasi terkait ke negara yang terlibat,” kata Yi Fanping dalam keterangan virtual, Selasa (9/2).

Dia mengklaim pemerintah Tiongkok sangat mementingkan keamanan vaksin, dan akan terus mengambil tindakan untuk menghukum kegiatan kriminal terkait vaksin seperti membuat dan menjual vaksin palsu, bisnis ilegal dan penyeludupan vaksin. Tiongkok juga akan memperkuat kerjasama penegakan hukum dengan negara yang terkait.

“Untuk mencegah kegiatan kriminal seperti ini terjadi lagi,” katanya.

Dalam laman CNN, Tiongkok mengatakan akan menindak jaringan kejahatan yang membuat vaksin palsu Covid-19 yang telah berjalan sejak September.

Departemen kepolisian di Jiangsu, Beijing, dan Shandong telah menangkap lebih dari 80 orang yang terlibat dalam memproduksi lebih dari 3 ribu dosis vaksin Covid-19 palsu seperti laporan Xinhua.

Komentar