Aisha Weddings Ajak Nikah Muda, Ferdinand: Ini Jelas Biadab!

Rabu, 10 Februari 2021 18:35

Ferdinand Hutahaean. (@FerdinandHaean3/Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Mantan kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean ikut mengomentari situs Aisha Weddings yang menyediakan jasa layanan nikah bagi wanita yang ingin menikah di usia muda, yakni 12 tahun hingga 21 tahun.

Ferdinand Hutahean menilai, situs tersebut memandang wanita hanya sebata urusan melayani suami.

“Memangnya anak perempuan itu lahir hanya untuk menyediakan sex, makan, pakaian dan kebutuhan laki-laki?,” tanya Ferdinand Hutahaean di twitter, Rabu (10/2/2021).

Fedinand bilang, peran perempuan bukan hanya soal melayani suami, namun masih banyak yang harus diandalkan oleh perempuan. Dia menilai, situs pelayanan nikah itu melanggar hukum.

“Bukankah perempuan juga punya hak untuk maju dan hidupnya tidak hanya sebatas soal pelayan laki-laki? Selain melanggar hukum, ini jelas-jelas biadab,” ungkapnya.

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah situs layanan pernikahan yang secara khusus melayani pernikahan usia dini, yakni wanita yang berusia 12 sampai 21 tahun.

Situ tersebut bernama Aisha Weddings. Dalam situs ini dijelaskan beberapa manfaat nikah muda.

“Semua wanita muslim ingin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Untuk berkenan di mata Allah dan suami, Anda harus menikah pada usia 12-21 tahun dan tidak lebih,” demikian tulisnya.

Dikatakan bahwa, jangan menunda pernikahan hanya karena keogoisan. Sementara tugas wanita hanya untuk berbakti kepada suami.

“Anda harus bergantung pada seorang pria sedini mungkin untuk keluarga yang stabil dan bahagia. Jangan menjadi beban bagi orang tua Anda, temukan pria lebih awal!” katanya.

Dijelaskan juga tentang peran orang tua agar bisa mendidik anak-anaknya tentang kebebasan dalam pergaulan.

“Wanita-wanita yang mengumbar auratnya membuat hati menjadi berkeinginan melakukan hal-hal yang penuh dosa. Ini adalah masalah yang memprihatinkan yang membutuhkan solusi yang tepat,” jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa pernikahan muda untuk menghindarkan diri dari perzinaan melalui pacaran.

“Mereka beranggapan bahwa dengan berpacaran maka mereka dapat dengan mudah memperoleh jodoh yang tepat. Namun, semua hal yang berkaitan dengan pacaran akan membuka pintu perzinaan” katanya. (dal/fin)

Bagikan berita ini:
3
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar