BuzzeRp Ancam Demokrasi, Syahrial Nasution: Polri dan TNI Mestinya Mampu Bubarkan

Rabu, 10 Februari 2021 17:56

Politisi Demokrat, Syahrial Nasution. (Twitter)

FAJAR.CO.ID — Politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution, menyebut, Polri/TNI mestinya mampu membubarkan kelompok buzzer bayaran seperti halnya saat aparat ini mencopoti spanduk FPI.

Kritikan kepada pemerintah ini dilontarkan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution melalui akun Twitter@syahrial_nst, Rabu (10/2/2021).

Menurutnya, TNI/Polri seharusnya bisa juga membubarkan kelompok buzzer bayaran seperti halnya saat TNI/Polri ikut terlibat mencopoti spanduk-spanduk FPI di Jakarta.

“Mestinya TNI/Polri mampu membubarkan kelompok BuzzeRp. Seperti saat mencopoti spanduk-spanduk FPI,” tegasnya.

Menurut Syahrial Nasution, ini penting dilakukan TNI/Polri atau pemerintah Jokowi-MA, supaya dugaan bahwa buzzer bayaran ini merupakan hasil ternak penguasa, bisa terbantahkan.

“Supaya dugaan bahwa buzzeRp adalah hasil ternak penguasa bisa dibantah. Selain meresahkan, buzzer ini mengancam demokrasi,” tegas Nasution.

Dalam cuitan di Twitter ini, Nasution juga menautkan sebuah berita media online yang berjudul : “Kwik Kian Gie: Saya Belum Pernah Setakut Ini Kritik Rezim”.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta masyarakat aktif mengkritik pemerintah dengan keras.

Permintaan itu disampaikan Jokowi pada Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2020 pada Senin lalu (8/2/2021).

Presiden Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi dalam perbaikan pelayanan publik, salah satunya dengan memberikan kritik itu. (jpg)

Bagikan berita ini:
7
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar