Daerah Pelosok di Gowa Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Rabu, 10 Februari 2021 15:03

Syarif Daeng Laho

FAJAR.CO.ID, GOWA – Daerah pelosok menjadi lahan basah para pelaku penyalahgunaan narkoba. Itu terjadi di Lingkungan Borong Bulo, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa.

Pelakunya adalah seorang lelaki bernama Syarif Daeng Laho, 39 tahun. Di daerah pelosok itu, dia mengedarkan sabu-sabu seberat 70,94 gram.

Tak habis pikir, lokasi peredaran barang terlarangnya itu dilakukan di wilayah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, sejak setahun yang lalu.

Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, warga yang curiga dengan segala aktifitas pelaku, akhirnya melapor ke aparat Polsek setempat.

Polsek pun berkoordinasi dengan aparat Polres Gowa dan langsung dilakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa perlawanan di rumahnya pada Senin, (8/2/2021) pukul 05.20 WITA.

“Sebanyak 46 saset berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu seberat 70,94 gram,” katanya, Rabu (10/2/2021).

Hasil interogasi, pelaku menjual barang terlarangnya itu kepada sejumlah petani yang ada di sana sejak setahun yang lalu, dan mendapat barang itu dari salah seorang bandar di Makassar.

“Pelaku pesan 20 gram per bulan. Pelaku membayar pesanan sabu dari bandar secara berangsur dan dibayar dengan cara transfer,” tambah Tambunan.

Setelah transaksi keduanya telah selesai, barang pun langsung dikirim di sebuah rumah yang tak jauh dari tempat tinggal pelaku Syarif.

Perwira polisi tiga balok ini menyebut, pelaku terpaksa menjadi pengedar sabu di daerah pelosok di Butta Bersejarah ini karena faktor ekonomi di masa pandemi COVID-19.

“Saat penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan 1satu saset berisikan kristal bening, yang diduga narkotika jenis sabu yang di simpan di samping TV,” tambah dia.

Saat ini pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup dan hukuman mati. (Ishak/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI