Erupsi Gunung Raung Bayuwangi, Lion Group Hentikan Sementara Penerbangan

Rabu, 10 Februari 2021 13:15

Gunung Raung terlihat dari Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Rabu (27/1). (Zumrotun Solichah/Antara)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Maskapai Lion Air untuk sejumlah penerbangan di Bandar Udara Internasional Banyuwangi di Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (BWX) ditutup sementara. Penutupan ini terkait dengan aktivitas Erupsi Gunung Raung Jawa Timur.

Ditutup sementara Rabu, 10 Februari 2021 pukul 06.45 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) hingga 13.00 WIB. Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group.

Rilis diterima FAJAR.CO.ID, menyebutkan erupsi dan aktivitas Gunung Raung dikhawatirkan mengganggu penerbangan. Material abu vulkanik (volcanic ash) dapat merusak struktur/ komponen pesawat udara, sehingga membahayakan penerbangan.

Sehubungan kondisi tersebut, dalam memastikan keselamatan dan keamanan (safety first), layanan penerbangan Lion Air Group mengalami pembatalan (cancel flight) hari ini (10/ 02), terdiri dari:

Kedatangan di Bandar Udara Internasional Banyuwangi:

  1. Wings Air penerbangan IW-1880 pukul 09.00 WIB dari Surabaya.
  2. Batik Air penerbangan ID-6590 pukul 10.00 WIB dari Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang.
  3. Lion Air penerbangan JT-594 pukul 06.25 WIB dari Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang.

Keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Banyuwangi:

  1. Wings Air penerbangan IW-1881 pukul 10.10 WIB tujuan Surabaya.
  2. Batik Air penerbangan ID-6591 pukul 12.20 WIB tujuan Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang.
  3. Lion Air penerbangan JT-593 pukul 09.00 WIB tujuan Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang.

Kondisi terganggunya operasional dari akibat gunung meletus termasuk force majeure yaitu keadaan yang terjadi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan.

Komentar