Film “De Toeng”, Legenda Horor Jeneponto Besok Teror Bioskop

Rabu, 10 Februari 2021 09:29

Film "De Toeng"

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ini dia horor terbaru produksi sineas Sulawesi Selatan, Turatea Production menggandeng bintang Kartika Waode Sari dan Sean Hasyim.

Kartika Waode yang dikenal aktingnya sebagai Oneng juga seorang model kesohor dan bintang FTV serta presenter sejumlah acara TV Swasta. Ia berperan sebagai Hanum.

Sementara Sean Hasyim yang pernah bermain di Ketika Cinta Bertasbih (2009), Air Mata Terakhir Bunda (2013) dan Genteng-Ganteng Serigala ( 2015) memerankan dokter keturunan Makassar, yang baru ditugaskan ke Jeneponto.

Dia membawa istrinya, Hanum (Kartika) dan seorang putrinya, Rania anak pertama pasangan dokter yang berusia 7 tahun.

Rania adalah anak Makassar, Resyha Nafisa Zildjiani (12).

Rania inilah yang selalu bertemu dengan ‘nenek’ penghuni Bukit Toeng.

“Ini thriller horor yang tak ada darah, tak ada hantu atau pocong gentayangan. Ini murni mengangkat budaya dan cerita rakyat di Jeneponto,” papar Bayu Pamungkas, yang memberi sedikit bocoran dan plot film yang serentak tayang di jaringan studio 21 dan XXI di Indonesia, Kamis 11 Februari pekan ini.

Redaksi mendapati fakta menarik bahwaDe Toeng, adalah film yang 90 persen syutingnya di Jeneponto.

Dari sekitar 26 pemain, dan puluhan pemain figuran asal Jeneponto, para pemain pendukung utama dari Makassar.

Bayu menyebut keterlibatan budayawan dan politisi Asmin Amin yang memang kelahiran Jeneponto, ia berperan sebagai Karaeng Ledeng, tokoh pemilik rumah dan lahan di bukit Toeng.

Komentar