Jokowi Ingin Dikritik, Mardani PKS: Revisi Dulu UU ITE dan Pasal Karetnya

Rabu, 10 Februari 2021 16:31

Anggota DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, jika pemerintah Joko Widodo (Jokowi) serius ingin mendapatkan kritik dari masyarakat, maka sudah selayaknya, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan sejumlah pasal karetnya direvisi.

“Jika serius atas harapan dikritik keras supaya terarah, ayo lakukan revisi UU ITE khususnya pasal 27, 28 dan Pasal 45 yang sering jadi landasan pasal karet,” ujar Mardani Ali Sera dikutip keterangan tertulisnya, Rabu (10/2).

Mardani bilang seharusnya Presiden membaca hasil survei soal tingkat ketakutan masayarakat untuk berpendapat sepanjang tahun 2020.

Sebagaimana dipaparkan dari hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukan bahwa warga makin takut menyatakan pendapat ke publik sebanyak 79,6 persen.

“Mestinya Pak Jokowi membaca beberapa hasil survei yang menyatakan masyarakat kian takut memberi pendapat. Indeks demokrasi Indonesia tahun ini pun turun,” ucap Mardani Ali Sera.

Mardani mengatakan, Jokowi harus bangun suasana kultur dan iklim yang membuat mayarakat nyaman, tidak takut berpendapat. Kebijakan perlu diambil, salah satu yang ada dalam kontrol pemerintah yakni politik hukum.

“Jangan melakukan kriminalisasi kepada orang yang melakukan kebebasan berpendapat,” katanya.

Sementara itu, pengamat politik, Rocky menilai, Presiden Jokowi tidak paham dengan perkembangan dari kebebasan pers dan perkembangan terakhir dari politik opisisi.

Rocky mengatakan, bisa saja Jokowi mengatakan membutuhkan kritikan, tetapi di waktu yang sama, kritikan itu dijerat dengan UU ITE.

Komentar