Revisi UU Pemilu, Emrus Sihombing Bilang Nasdem dan Golkar Tak Konsisten

Rabu, 10 Februari 2021 14:32

Pakar Komunikasi Politik, Emrus Sihombing (Dok.JPNN/JawaPos.com)

Anang pun tak menampik bahwa dinamika politik tersebut berubah dengan tawaran-tawaran transaksi yang dapat menguntungkan.

“Begitulah dinamika politik, setiap perubahan selalu didahului dengan transaksi dan arah perubahan jelas akan menguntungkan kepada yang mau berubah tersebut,” jelasnya.

Untuk diketahui, sejumlah Partai Politik di Parlemen sudah menyatakan sikapnya menolak revisi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 20217.

Terbaru, Partai Nasdem dan Partai Golkar yang sebelumnya mendukung revisi UU Pemilu kini berbalik arah dan meminta agar UU Pemilu tidak direvisi untuk saat ini.

Kedua partai tersebut beralasan, pilkada sebaiknya tetap digelar pada 2024 agar pemerintah fokus pada penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Salah satu poin perubahan dari revisi UU Pemilu Tahun 2017 itu adalah normalisasi jadwal pelaksanaan pilkada dari tahun 2024 menjadi tahun 2022 dan 2023. (pojoksatu/fajar)

Komentar