Guru Honorer Dipecat Sepihak, PGRI Bentuk Tim, Komisi IV DPRD Siapkan Rekomendasi

Kamis, 11 Februari 2021 17:09

Ketua PGRI Bone Ambo Dalle dan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone Andi Muhammad Salam

FAJAR.CO.ID, BONE — Pemberhentian sepihak Hervina sebagai guru honorer SDN 169 Sadar, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, menuai banyak perhatian.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bone, Ambo Dalle bakal mempelajari alasan pemberhentian Hervina. Pihaknya akan menugaskan anggotanya ke lapangan untuk mencari data dan memverifikasinya.

“Kita pelajari dulu. Kita mau tahu apa dasar pemberhentian dan yang memberhentikan apakah juga punya kewenangan. Jika tidak, berarti melanggar,” katanya saat ditemui Kamis (11/2/2021).

Kata Wakil Bupati Bone itu, PGRI itu selalu memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. Termasuk jika ada masalah seperti ini, PGRI selalu memfasilitasi dan memediasi.

“Paling utama didamaikan, kalau bisa. Kalau memang ada pelanggaran yang dilakukan, kita harus melihat sejauh mana pelanggaran itu,” bebernya.

Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Muhammad Salam menyayangkan insiden tersebut. Menurutnya, setelah Musrembang selesai pihaknya akan memanggil Disdik dan kepala sekolah tersebut.

“Tentunya kami akan mendengarkan penjelasan dari beliau. Intinya kami tidak mau kalau ada pemberhentian guru honorer,” bebernya.

Ketua Fraksi Nasdem itu menjelaskan, guru honorer ini sangat dibutuhkan selaku tenaga pendidik, khususnya di daerah-daerah terpencil demi mutu pendidikan yang ada di Bone. Kalau nantinya terbukti tentunya Komisi IV akan mengeluarkan rekomendasi untuk Pemerintah Daerah.

Komentar