Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ182, KNKT Ungkap Temuan Awal

Kamis, 11 Februari 2021 08:00

Pesawat yang hilang kontak. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komite Nasional Keselamatan Trasnportasi (KNKT) mengungkap temuan awalnya terkait kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta pada 9 Januari 2021. Ternyata sebelum jatuh, sistem autothrottle pesawat mengalami masalah.

Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Capt Nurcahyo Utomo mengatakan dalam laporan awal hasil investigasi, ditemukan adanya anomali dalam sistem autothrottle pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

“Saat ini memang yang kita ketahui autothrottle yang kiri bergerak mundur. Apakah ini yang rusak, kita belum tahu karena dua-duanya menunjukkan sikap yang berbeda. Dua-duanya mengalami anomali, yang kiri mundur terlalu jauh, yang kanan tidak bergerak seperti macet,” ujarnya dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (10/2).

Autothrottle merupakan sistem yang digunakan untuk mengubah pengaturan kekuatan mesin pesawat.

Disebutkannya, terdapat 13 komponen lain yang terhubung dengan gerakan autothrottle itu.

“Mengapa anomali ini muncul, kita mesti lihat ada 13 komponen yang terkait dengan gerakan autothrottle ini. Masalahnya ada di mana, saat ini kami belum menentukan. Beberapa komponen yang sudah kita kirim, tapi belum bisa menjawab masalahnya apa,” ujarnya.

Dijelaskannya, berdasarkan kronologi penerbangan pesawat SJ 182, pilot meminta kepada pengatur lalu lintas udara (ATC) untuk berbelok ke arah 075 derajat pada pukul 14.38 WIB karena kondisi cuaca.

Komentar