Novel Baswedan Dilapor ke Polisi, Azzam Mujahid: Baru Beberapa Hari Minta Kritik, Ajaib!

Kamis, 11 Februari 2021 18:07

Aktivis kemanusiaan, Azzam Mujahid Izzulhaq (twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penyidik senior KPK, Novel Baswedan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Novel disangkakan melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata di Rumah Tahanan Bareskrim, Senin (8/2/2021).

Dalam cuitannya, Novel meminta aparat penegak hukum tidak keterlaluan terhadap tahanan. Alhasil cuitan Novel ramai diperbincangkan warganet. Tak sedikit netizen yang mereplay dan turut berkomentar pada postingan tersebut.

Pelaporan Novel Baswedan ke Bareskrim Polri ini turut dikomentari aktivis kemanusiaan, Azzam Mujahid Izzulhaq. Azzam menyindir pernyataan Presiden Jowo Widodo yang meminta masyarakat aktif menyampaikan kritik.

“Baru beberapa hari minta kritik. Ajaib!,” cuit Azzam di akun Twitter pribadinya dengan mereplay berita pelaporan Novel Baswedan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk lebih aktif dalam menyampaikan kritik dan masukan terhadap kerja-kerja pemerintah. Jokowi menyadari bahwa masih banyak kinerja pemerintah yang perlu diperbaiki, termasuk dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Masyarakat harus lebih aktif menyampaikan kritik, masukan, atau potensi maladministrasi. Dan para penyelenggara layanan publik juga harus terus meningkatkan upaya perbaikan-perbaikan,” kata Jokowi dalam acara Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2020, Senin (8/2/2021).

Diketahui siang tadi, DPP Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa mitra Kamtibmas (PPMK) melaporkan Novel Baswedan ke Bareskrim Mabes Polri atas tuduhan ujaran kebencian atas meninggalnya staz Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata.

Komentar