Tanggapi Pelaporan Novel Baswedan, Gus Umar: Mahal Sekali Berpendapat di Negara Ini

Kamis, 11 Februari 2021 20:41

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan. /Instagram @umarhasibuan70

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Umar Hasibuan ikut berkomentar soal pelaporan penyidik senior KPK, Novel Baswedan ke polisi atas komentarnya terkait kematian Ustaz Maaher.

Menurutnya, apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo soal permintaan kritik justru berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada.

“Baru sehari yg lalu minta dikritik sekarang sdh laporkan Novel baswedan kepolisi pakai UU ITE. Mahal sekali sekarang berpendapat di negara ini,” katanya dikutip fajar.co.id, Kamis (11/2/2021).

Sebelumnya, Ormas Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Mitra Kamtibmas (PPMK) mendatangi Bareskrim Polri, Kamis (11/2), untuk melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Wakil Ketua Umum DPP PPMK Joko Priyoski mengatakan, mereka melaporkan Novel terkait dengan twit soal meninggalnya Ustaz Maaher At Thuwailibi.

PPMK menuding Novel Baswedan melakukan penyebaran berita bohong (hoaks) dan provokasi melalui media sosial, khususnya terkait kematian Ustaz Maaher di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (8/2) lalu.

“Dia telah melakukan twit di Twitter dan kami duga dia melakukan hoaks dan provokasi,” kata Joko di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (11/2).

Novel sendiri enggan menanggapi terlalu panjang atas pelaporannya. Alumnus Akpol 1998 itu menganggap hal tersebut tidak penting untuk direspons.

“Saya enggak terbiasa menanggapi hal yang aneh dan enggak penting,” kata Novel saat dikonfirmasi, Kamis (11/2).

Komentar