Tanpa Angpao

Kamis, 11 Februari 2021 08:54

Disway

Maka sore itu mereka bermobil ke rumah orang tua suami dulu. Di desa. Sekitar 2 jam dari rumahnya. Setelah sungkem pada orang tua suami, mereka langsung tancap gas ke bandara. Mereka dapat pesawat jam 7 malam. Penerbangan itu satu jam.

Jam 9 malam mereka baru keluar dari bandara tujuan. Keadaan wabah sudah berkembang kian berat. Pembatasan-pembatasan sudah terjadi di kampung istri. Mereka juga tidak mau menerima kedatangan orang luar. Keluarga istri tidak jadi ada yang menjemput ke bandara. Perkembangan wabah berubah drastis dalam 12 jam terakhir.

Maka malam itu mereka tinggal di hotel. Dekat bandara. Ngototnya sang istri –untuk bisa bermalam tahun baru di kampung halaman– berakhir di hotel sepi.

Menurut rencana mereka hanya akan 2-3 hari di situ. Tapi wabah kian gawat. Tidak ada lagi penerbangan balik. Mereka akhirnya balik naik kereta api. Mumpung kereta juga belum dihentikan. Kebetulan jalur kereta itu tidak harus lewat stasiun Wuhan.

Setelah 4 bulan lock down Wuhan normal kembali. Seluruh Tiongkok terbebas dari pandemi. Semua penebangan sudah beroperasi normal. Demikian juga kereta api. Kasus-kasus baru Covid-19 memang masih ada. Tapi kisaran angkanya hanya belasan. Sempat beberapa hari, bulan lalu, mendekati 100/hari. Tapi segera kembali lagi ke angka belasan. Umumnya itu datang dari penumpang pulang dari luar negeri.

Komentar


VIDEO TERKINI