Gara-gara Pandemi, Kunjungan Klenteng Xian Ma Turun Hingga 70 Persen

Jumat, 12 Februari 2021 18:14

Seorang pengunjung berdoa di Klenteng Xian Ma (ikbal/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perayaan Imlek tahun ini agak berbeda. Tidak seramai tahun sebelumnya. Pasalnya, pandemi Covid-19 di Kota Makassar masih mewabah.

Begitupun yang terjadi di Klenteng Xian ma, Jalan Sulawesi. Tempat yng biasanya penuh saat Imlek tiba kini tak seramai tahun sebelumnya. Masyarakat yang datang untuk sembahyang bisa dihitung jari.

Humas Klenteng Xian Ma Robbyanto Rusli mengatakan, pandemi Covid-19 memang menjadi alasan kurangnya masyarakat untuk melakukan sembahyang.

“Sebenarnya sudah ada rencana pembatasan setiap orang sampai 10 atau 11 orang bergantian. Tetapi melihat angka orang yang sembayang saja penurunan banyak sekali, mungkin ada 70 persen jadi kita tidak perlu membatasi karena orang yang beribadah juga ragu, ada imbauan dari kita kalau boleh sembayang dari rumah sama saja,” ungkapnya, Jumat (12/2/2021).

Jika dibandingkan dengan perayaan Imlek tahun lalu, masyakarat yang datang ke Klenteng Xian Ma mencapai 1000 orang dalam sehari. Suasana kontras terlihat dalam perayaan Imlek di tahun kerbau logam ini.

Bahkan beberapa agenda kini dihilangkan akibat pembatasan yang dilakukan. Sebut saja barongsai dan cap go meh. Acara yang sebelumnya digelar hingga malam, kini dibatasi hanya sampai pukul 16.00.

“Iya jauh sekali berbeda tahun lalu kita rayakan tahun ini bisa dikatakan banyak acara acara di klenteng yang ditiadakan termasuk barongsai, malam imlek biasa sampai malam, cap go meh semua kita tidak peradakan,” tuturnya.

Komentar