Adang Mobil Patroli Usai Bubarkan Tawuran, Wanita Ini Murka: Polisi Pembunuh Warga!

Sabtu, 13 Februari 2021 13:18

Wanita berkaus hitam memaki polisi karena barang dagangannya terbakar saat aksi tawuran berlangsung. (ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sebuah kios yang terbakar di Jalan Barukang Utara, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar membuat warga geram. Pasalnya, di dalam kios itu terdapat banyak barang dagangan milik mereka.

Polisi menyebut, terbakarnya kios itu diduga akibat bom molotov oleh pelaku tawuran dari Cambayya ke arah kios tersebut. Namun warga tak percaya dan mendiskriminasi polisi sebagai pembakar kios itu karena ada saat terbakar.

Imbasnya, emak-emak ini terus meluapkan emosinya hingga melempar barang dagangan miliknya yang hangus terbakar ke arah mobil polisi. Tak puas, emak-emak juga terus memaki polisi saat tawuran masih berlangsung sekitar pukul 22.00 WITA.

“Polisi pembunuh warga. Polisi pembunuh warga,” teriak seorang perempuan berkaus hitam, sambil menghadang mobil polisi tadi malam.

Di kios yang terbakar itu pula, warga menemukan serbuk putih yang ia duga sebagai alat untuk membakar kios tempat barang dagangnya itu disimpan. Polisi pun berdebat. Menurutnya, serbuk itu adalah bekas pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Polisi lagi-lagi menjelaskan bahwa itu adalah bekas APAR. Namun tidak digubris. Ragam cacian pun keluar dari mulut warga di sana, melihat barang dagangannya hangus terbakar.

Beruntung api tidak sampai ikut membakar bangunan kios yang terbuat dari seng dan kayu itu. Mereka juga tetap bertahan meski mata mereka terasa perih akibat tembakan gas air mata oleh polisi.

Polisi yang hanya pasrah menerima semua cacian dan amarah warga, tetap melanjutkan misinya untuk membubarkan aksi tawuran antara warga Cambayya dan Barukang.

“Sempat terjadi cekcok dengan warga bahwa polisi yang membakar kios tersebut, yang memang akiba bim molotov. Makanya kami lakukan pemadaman dan memberikan pemahaman kepada warga,” kata Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada.

Diketahui, aksi tawuran ini terjadi pada Jumat (12/2/2021) kemarin. Sejak pukul 18.00 WITA hingga pukul 23.59 WITA. Sejumlah aparat terlibat dalam pembubaran ini.

Tim Angngaru Polres Pelabuhan mendapat bantuan dari Tim Patmor dan Tim Thunder Polda Sulsel, dan satu personel Babinsa dari aparat TNI setempat. (Ishak/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI