Bergerak Tanpa Anggaran, Anggota Satgas Covid-19 Makassar Geram Sikap Pj Wali Kota

Sabtu, 13 Februari 2021 18:45

Koordinator Tim Tindak Satpol PP Kota Makassar, Irwan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Makassar geram atas sikap Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, yang dinilai tidak serius dalam menangani permasalahan Covid-19 yang masih terbilang tinggi di Makassar.

Irwan yang menjabat sebagai Koordinator Tim Tindak Satpol PP Kota Makassar menyampaikan keluhannya kepada fajar.co.id. Kata dia, selama penindakan di lapangan, pihaknya tidak pernah sama sekali menerima anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) untuk biaya operasi. Sementara, risikonya di lapangan sangat tinggi.

“Terkait penangan Covid-19, Satpol PP sebagai penindak di lapangan sampai hari ini belum pernah mendapat anggaran dari Pemkot untuk penanganan Covid-19 sebagaimana kita setiap hari turun di lapangan untuk pengawasan sekaligus mengedukasi masyarakat juga bagi-bagi masker. Kami tidak pernah didukung dengan penganggaran,” keluh Irwan, Sabtu (13/2/2021).

Irwan menyebut, dalam beberapa bulan terakhir saja anggota Satpol PP Kota Makassar yang terpapar Covid-19 sudah mencapai 112 orang. Jumlah tersebut terbilang sangat tinggi dan diklaim tidak ada sama sekali perhatian dari Pj Wali Kota, Rudy Djamaluddin.

“Termasuk anggota kami yang setiap hari turun di lapangan terpapar Covid-19 tidak ada juga pedulinya Pemkot dalam hal ini Pj Wali Kota pada kami. Sampai hari ini,” ujarnya.

Semestinya kata Irwan, Pj Wali Kota proaktif dalam penindakan Covid-19 apalagi ini disebut bersentuhan langsung dengan masyarakat Makassar. Ia pun menyayangkan sikap Rudy Djamaluddin yang hanya fokus pada agenda-agenda yang dianggap Irwan belum terlalu urgent seperti Lelang Jabatan dan pembenahan kawasan kuliner pasir putih ‘Lego-lego’ di Center Point of Indonesia.

Bagikan berita ini:
4
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar