Di Era Pandemi, Hanya Sektor Pertanian Tumbuh Positif

Sabtu, 13 Februari 2021 10:18

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ekspor memberi harapan bagi perekonomian Sulsel. Bahkan pada 2020, ekspor komoditas pertanian tetap tumbuh, meski dalam pandemi.

Optimisme pertumbuhan pada kegiatan ekspor sejalan dengan proyeksi pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut sisi ekspor dan investasi menunjukkan harapan di kuartal pertama 2021. Seiring pemulihan permintaan global.

“Angka ekspor di Desember 2020 saja, tumbuh 8,4 persen. Meski keseluruhan tahun, masih minus 2,6 persen, tapi tren pemulihan ekspor meningkat,” beber Sri Mulyani.

Artinya, jika Amerika Serikat (AS) dan Eropa pulih, serta Tiongkok yang pulih duluan, maka ekspor akan menjadi lebih baik. Data ekspor Sulsel, pertanian menjadi sektor unggulan. Pandemi tidak memengaruhi kinerja ekspor selama 2020.

Data Dinas Perdagangan Sulsel mencatat, pertanian menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pertumbuhan di masa pandemi ini. Total volume ekspor pertanian Sulsel pada 2020 sebanyak 174.182 ton dengan nilai USD297,08 juta atau setara Rp4,16 triliun. (kurs : Rp14.030 /USD)

“Dibandingkan tahun 2019, ekspor sektor pertanian Sulsel tumbuh 19,08 secara volume dan tumbuh 10,81 persen secara nilai,” kata Kabid Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sulsel, Dewa Nyoman Mahendra.

Komoditas pertanian andalan Sulsel sebagai produk ekspor antara lain, rumput laut, udang segar, biji kakao, merica, telur ikan terbang, mete gelondongan, gurita, cengkih, biji kopi, dan ikan laut segar.

Komentar