Din Syamsuddin Dituduh Radikal, Jimly Asshiddiqie: Ini Momen Hentikan Kebiasaan Saling Benci

Sabtu, 13 Februari 2021 13:43

Jimmy Asshiddiqie

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie ikut bersuara terkait tuduhan dari sekelompok orang yang menyebut Dien Syamsuddin merupakan tokoh yang radikal. Jimly menyebut ini merupakan tuduhan dari Buzzer.

Kendati demikian, Jimmy berpendapat bahwa ini merupakan momen yang baik untuk menghentikan tudingan penuh kebencian dari tokoh-tokoh publik termasuk pejabat pemerintahan.

“Baik juga ada kasus tuduhan buzzer bahwa Prof. Dien Syamsuddin radikal. Ini bisa dijadikan momentum hentikan kebiasaan saling tuding penuh kebencian & permusuhan yang dapat dukungan tokoh-tokoh & pejabat yang sedang kuasa, baik terang-terangan atau di balik layar,” tulis Jimly pada laman Twitter pribadinya, Sabtu (13/2).

Ia pun meminta tokoh publik dan pejabat untuk berhenti melakukan aksi-aksi provokatif yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Para pejabat dan tokoh-tokoh diimbau stop permusuhan,” lanjutnya.

Sebelumnya diketahui, Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) melaporkan Prof Din Syamsuddin kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas tuduhan radikalisme.

Tuduhan GAR ITB ini membuat geram organisasi-organisasi sayap Muhammadiyah. Termasuk beragam tanggapan warganet.

Keyword Din Syamsuddin saat ini masih menjadi topik perbincangan populer di Twitter. (mg5/fajar).

Komentar