Masuk Perairan Malaysia, Tujuh WNI Ditangkap

Sabtu, 13 Februari 2021 12:07

Ilustrasi WNI di luar negeri. (Istimewa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sedikitnya tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara diamankan oleh pihak Polis Marin Malaysia.

Mereka dituding masuk ke perairan Malaysia secara ilegal dengan speedboat, saat melakukan perjalanan rute Nunukan-Sei Ular pada Rabu (10/2/2021) sekitar 21.00 WITA.

Pejabat Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Konsulat RI di Tawau Malaysia, Emir Faisal mengatakan, saat ini sedang berkomunikasi dengan otoritas di Malaysia untuk membebaskan tujuh WNI tersebut.

“Kasus ini sedang kami tangani, kita akan lakukan upaya yang terbaik,” kata Emir dalam pernyataannya, Jumat (12/2/2021).

Liaison Officer Polri di Tawau, AKBP Ahmad Fadilan menambahkan, saat ini ketujuh WNI tersebut sudah dibawa ke Tawau, Sabah, Malaysia, untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

“Diserahkan ke Polisi Daerah Tawau untuk diambil keterangan, dan masih menunggu hasil swab test,”ujar Fadilan.

Kasus semacam ini, bukan merupakan hal baru. Sebelumnya, pada 4 Februari 2021, lima WNI ditangkap Polis Marine Malaysia dengan tuduhan yang sama.

Mereka kemudian dibawa ke Pos Polis Marin untuk mendapatkan pemeriksaan dokumen dan identitas kependudukan, sebelum akhirnya dibebaskan karena dokumen mereka lengkap.

Warga yang melakukan perjalanan dari Nunukan menuju Sei Ular atau sebaliknya, memang beberapa kali secara tidak sengaja masuk ke perairan Malaysia. Hal itu karena perahu atau speedboat menghindari jalur yang dipenuhi rumput laut.

Komentar


VIDEO TERKINI