Pelaku Tawuran yang Ditangkap Tak Lagi Dipesantrenkan

Sabtu, 13 Februari 2021 21:36

Polisi memadamkan kios yang terbakar, diduga akibat dilempari bom molotov oleh pelaku tawuran.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Satu pelaku tawuran yang kerap beraksi di wilayah Kecamatan Ujung Tanah, ditangkap aparat kepolisian Polres Pelabuhan, Kota Makassar, Sabtu (13/2/2021).

Pelaku yang ditangkap itu berinisial SD, 25 tahun, asal Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Dia diduga kerap memprovokasi warga Cambayya menyerang warga Barukang.

Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada, mengatakan, pelaku tersebut kini diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Pelabuhan untuk proses hukum lebih lanjut.

Selain itu, pelaku SD tak bisa diikutkan dalam program pesantren di Polres Pelabuhan seperti para pelaku tawuran, yang sebelumnya pernah ditangkap. Alasannya, SD kedapatan memiliki senjata tajam.

“Lanjut (ke Reskrim) karena ada senjata tajam dia bawa dan keterlibatannya sudah berulang kali mengikuti perang,” katanya kepada fajar.co.id.

Kata perwira polisi dua balok ini, lelaki SD tak bisa diikutkan program pesantren kilat di Polres Pelabuhan, karena sudah beberapa kali terlibat tawuran. Agar jerah, pelaku ini diserahkan ke Reskrim untuk dilakukan penyelidikan.

Hingga saat ini, aparat kepolisian Tim Angngaru Polres Pelabuhan masih siaga agar aksi tawuran tak lagi pecah, seperti yang terjadi pada Jumat (12/2/2021) mulai pukul 18.00 hingga 23.59 WITA.

Peserta aksi yang melibatkan kelompok warga Cambayya dan Barukang membuat polisi sempat kewalahan. Beruntung sudah ada Tim Patmor dan Tim Thunder Polda Sulsel yang ikut membubarkan aksi yang tak berkesudahan itu.

Komentar