Pemerintah Sibuk Urus Kaum Radikal, Taufik Rendusara: Sebaiknya Fokus Tangkap ‘Anak Pak Lurah’ dan ‘Madam Bansos’

Sabtu, 13 Februari 2021 10:03

Taufik Rendusara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kader Partai Demokrat, Taufik Rendusara memberikan kritik keras atas kinerja rezim pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, selama ini pemerintah hanya sibuk mengurus masalah radikal. Padahal, Indonesia masih dilanda pandemi virus corona (Covid-19).

“Pemerintah sibuk ngurus kaum radikal padahal tak membuat perekonomian membaik juga,” katanya dikutip fajar.co.id di akun Twitternya, Sabtu (13/2/2021).

Karena itu, kata To’pe sapaan akrabnya, dibanding sibuk mengurus kaum raidkal. Dia meminta pemerintah sebaiknya membasmi para pelaku korupsi.

“Sebaiknya pak @jokowi fokus sibuk tangkapi para koruptor dan kasih hukuman yang berat, misalnya segera tangkap “anak pak lurah dan madam bansos” iya gak sih,” tegasnya di akun @Toperendusara1.

Seperti diketahui, istilah ‘anak pak lurah’ dan ‘madam bansos’ muncul dalam kasus korupsi bantuan sosial yang melibatkan mantan Menteri Sosial yang juga kader PDIP, Jualiari P Batubara.

Lebih jauh, Taufik menegaskan di tengah pandemi. Selain sektor kesehatan, pemerintah harusnya fokus pada kebijakan pemulihan ekonomi.

“Tidak ada ilmu ekonomi yang menyatakan memberantas kaum radikal bisa memperbaiki perekonomian. Yang ada adalah memberantas korupsi kolusi nepotisme dan stop hutang luar negeri yang ugal-ugalan,” tegasnya. (msn/fajar)

Komentar