Pertimbangkan Guru yang Dikirim ke Pelosok, Kades Sadar: ASN Dua Bulan Aktif, Selebihnya Urus Pindah

Sabtu, 13 Februari 2021 23:08

Kepala Desa Sadar, Andi Sudi Alam.

FAJAR.CO.ID, BONE — Pemerintah harus lebih selektif lagi untuk mengirim guru ke wilayah pelosok. Jikalau bisa lebih mengedepankan putra putri daerah lokal.

Hal itu bukan tanpa sebab, Kepala Desa Sadar, Andi Sudi Alam juga merasakan hal tersebut. Dia meminta para pemangku kebijakan untuk memperhatikan nasib para guru honorer di Desa Sadar, termasuk seluruh guru honorer di Kecamatan Tellu Limpoe.

Sebab, terkadang guru bersatus ASN yang terangkat dan ditempatkan di Desa Sadar maupun Kecamatan Tellu Limpoe hanya aktif di awal-awal saja. Setelah beberapa lama meminta pindah.

“Kami harap pemerintah daerah dan pusat agar seluruh honorer di Desa Sadar dan Kecamatan Tellu Limpoe diperhatikan kesejahteraannya. Jika perlu diangkat jadi guru ASN. Kalau orang luar di sini jadi ASN, satu dua bulan aktif. Setelah itu biasa minta pindah,” tuturnya.

Bahkan, dijelaskan hal ini juga menjadi permintaan warga, karena kalau orang luar jadi guru di sini, biasa belum apa-apa sudah pindah.

“Kapan bisa maju pendidikan di sini kalau seperti itu. Diperhatikan baik-baik supaya sejahtera kita punya anak sekolah,” bebernya. (agung/fajar)

Komentar