Polisi Dituduh Bakar Kios Milik Warga saat Bubarkan Tawuran di Makassar

Sabtu, 13 Februari 2021 11:26

Polisi berusaha memadamkan api di kios warga.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kobaran api tiba-tiba muncul di sebuah kios milik warga di Jalan Barukang Utara. Itu bertepatan saat aksi tawuran kembali pecah antara kelompok warga Barukang dan Cambayya, Makassar, Jumat (12/2/2021) pukul 22.53 WITA.

Saat Tim Angngaru Polres Pelabuhan dan Tim Patmor Polda Sulsel hendak membubarkan tawuran di Jalan Barukang Utara, api pun mulai terlihat dari dalam kios yang berisi pakaian jualan milik warga itu.

Polisi sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api dan air yang ada di sekitar kios tersebut. Hingga tak berselang lama, warga pun mulai berdatangan dan panik.

Saat api masih berkobar di dalam kios tak berpenghuni itu, warga berusaha menyelamatkan pakaian jualan yang ada di dalam kios tersebut. Warga yang merasa rugi barang dagangannya dilalap api, mereka pun menuduh polisi sebagai pelaku pembakaran kios tersebut.

Polisi di lokasi kejadian pun membantah. Ketegangan antara polisi dan warga pun tak terhindarkan. Polisi berusaha menjelaskan, api sudah ada hendak membubarkan kelompok warga Cambayya yang terlibat tawuran dengan warga Barukang.

Namun penjelasan polisi tak didengar. Warga yang didominasi emak-emak, dirugikan akibat terbakarnya barang dagangannya itu dan memarahi polisi.

Warga menyebut, pelaku pembakaran itu adalah akibat ulah dari polisi saat melepaskan tembakan gas air mata ke arah kelompok warga Cambayya yang tawuran. Sementara polisi menyebut, api muncul akibat lemparan bom molotov dari pelaku tawuran.

Komentar