Sempat Berdebat dengan Warga, Anggota Polda Sulsel Kena Anak Panah

Sabtu, 13 Februari 2021 15:51

Satu orang anggota kepolisian jadi korban, Jumat (12/2/2021)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aksi tawuran yang tak kunjung selesai di Jalan Barukang Utara, Makassar tadi malam membuat satu orang anggota kepolisian jadi korban, Jumat (12/2/2021) pukul 23.00 WITA.

Personel itu diketahui bertugas sebagai anggota di Tim Patmor Polda Sulsel, yang terkena anak pada bagian perut sebelah kiri usai berdebat dengan warga, yang emosi lantaran barang dagangan mereka terbakar yang disangka polisi adalah pelakunya.

Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada membenarkan kejadian itu. Personel tersebut terkena anak panah saat membubarkan tawuran antara kelompok warga Cambaya dan Barukang di jalan tersebut.

“Kelompok ini menyerang menggunakan bom molotov dan anak panah. Satu anggota kena anak panah,” katanya, Sabtu dini hari (13/2/2021).

Personel yang terkena anak panah itu langsung dibawa ke tempat aman untuk dilakukan pengobatan medis. Hingga akhirnya, personel tersebut selamat dan kembali melakukan pembubaran aksi saling serang antar warga di sana.

Seluruh personel yang terlibat dalam pembubaran sempat bersitegang dengan warga sekitar, saat melihat barang dagangannya terbakar akibat bom molotov milik pelaku tawuran dari Cambayya.

Warga yang didominasi oleh emak-emak marah dan memaki polisi di lokasi. Berselang beberapa menit, emosi warga mulai mereda dan masih mengais sisa barang dagangan mereka di kios tersebut.

“Kami berikan pemahaman kepada warga bahwa kios itu terbakar akibat bom molotov dari pelaku. Aksi ini juga diduga akibat dendam lama kedua kelompok warga,” jelas perwira polisi dua balok ini. (Ishak/fajar)

Komentar