Sri Mulyani: Berlahan Kita Pemulihan Investasi

Sabtu, 13 Februari 2021 10:22

Menteri keuangan, Sri Mulyani.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga menyebut investasi mulai menunjukkan pemulihan. Perbankan sudah mulai melihat adanya perbaikan permintaan masyarakat. Kredit pun akan menggeliat di awal tahun ini.

Secara keseluruhan tahun, bendahara negara ini optimistis pertumbuhan ekonomi tahun 2021 masih di level 5 persen year on year (yoy). Ini sesuai target pemerintah dalam Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 Tahun Anggaran 2021.

Pandemi memang membuat investasi asing berjalan pelan. Namun, pada 2021 ini diperkirakan akan kembali kencang. Perkiraannya mencapai Rp274,1 triliun.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan aliran protofolio modal asing –tidak termasuk Penanaman Modal Asing (PMA)– ke Indonesia tahun ini akan mengalir deras. Perkiraannya mencapai USD19,6 miliar atau setara Rp274,4 triliun (kurs Rp13.986 ribu per USD).

Tahun lalu, aliran modal masuk portofolio hanya USD9,45 miliar. Bahkan, instrumen investasi portofolio di 2021 ini merupakan yang terbesar kedua setelah Tiongkok.

Kepala Perwakilan BI Sulsel Budi Hanoto menjelaskan dana asing tersebut dalam bentuk portofolio. Artinya, modal asingnya mengalir ke pasar keuangan domestik ditopang oleh derasnya pembelian di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan di pasar saham.

Budi menuturkan, untuk geliat investasi asing, perlu untuk meyakinkan dahulu kondisi di dalam negeri. Seperti Indeks Keyakinan Konsumen, Indeks Tendesi Bisnis, dan Survei Kegiatan Dunia Usaha.

Komentar