Apresiasi Film De Toeng, Menko PMK: Razia Bioskop akan Dikaji Ulang

Senin, 15 Februari 2021 23:03

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Film besutan Turatea Production, De Toeng mendapat sambutan hangat. Film yang mengangkat mitos asal Jeneponto ini dinilai punya pesan kuat tentang adat istiadat.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengaku mengapresiasi film De Toeng yang sarat dengan pesan-pesan adat lokal. Meskipun dialog ada yang menggunakan bahasa Makassar namun pesannya sampai. Lokasi pengambilan adegan juga mayoritas dilakukan di Jeneponto.

“Akting para pemain ini luar biasa. Termasuk para artis lokal di sana yang berperan di film ini tak kalah bagusnya. Saya rasa Makassar ini diharap bisa jadi sentra perfilman nasional kedepan. Jangan hanya di Jawa saja,” ungkapnya selepas nobar film De Toeng di XXI Senayan City, Senin (15/02/2021).

Muhadjir mengakui industri sektor perfilman termasuk yang terpuruk akibat pandemi covid-19. Apalagi bioskop sempat beberapa bulan ditutup. Kini dibolehkan beroperasi namun mesti tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Ada keresahan pengusaha bioskop di daerah-daerah karena Satgas Covid-19 setempat kerap tiba-tiba melakukan razia tes covid-19 selesai film diputar. Ini akan kami pertimbangkan mekanismenya bagaimana yang baik. Akan kami sampaikan ke Satgas Nasional,” janjinya.

Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djoni Syafruddin menyebut animo film lokal ini diharapnya bisa memacu industri kembali menggeliat. Apalagi saat ini, minat masyarakat kembali menonton di bioskop masih rendah.

Komentar


VIDEO TERKINI