Ferdinand Sentil Anies: Bro Jika Mau jadi Presiden, Harus Berani Lawan Musuh Negara, Contohnya FPI dan HTI

Senin, 15 Februari 2021 10:36

Foto Kolase Ferdinand Hutahaean dan Anies Baswedan (Istimewa/FIN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Aktivis sosial politik, Ferdinand Hutahaean mengatakan, seharusnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan surat larangan bagi Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan agar tidak berafiliasi dengan ormas terlarang yang telah dibubarkan oleh pemerintah.

Ferdinand menilai, seharusnya Jakarta sebagai teladan bagi daerah-daerah lain. Terlebih lagi, basis sejumlah organisasi terlarang berpusat di Jakarta. Front Pembela Islam (FPI) misalnya, yang berpusat di Petamburan Jakarta Barat.

“Mestinya Jakarta sebagai Ibu Kota memberi teladan dengan mengeluarkan larangan bagi Pegawai Pemprov terlibat FPI, HTI. Ini sebagai bukti dukungan pada kebijakan Nasional yang menempatkan FPI HTI sebagai ormas terlarang,” kata Ferdinand, Senin (15/2) pagi di twitternya.

Ferdinand kemudian menanyakan sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap FPI. “Apakah Anies Baswedan lebih cinta FPI, HTI makanya tidak berani terbitkan larangan tersebut,” sambung eks kader Partai Demokrat ini.

Lebih jauh, Ferdinand mengatakan, jika Anies ingin calonkan diri sebagai Presiden, dia harus benar-benar memposisikan diri mencintai NKRI dan Pancasilais. Dia harus berani melawan ormas-ormas terlarang.

“Bro, kalau mau jadi presiden di Indonesia, ente harus berani melawan musuh negara..!! Contohnya FPI, HTI dan PKI. Bukan malah berangkulan dengan mereka..!! Bagaimana cara ente tunjukkan cinta NKRI dan Pancasila? Mestinya dengan tindakan bukan dengan kata-kata yang ditata. Ahhhh kau payah,” kata Ferdinand.

Komentar