GAR ITB Tuding Din Syamsuddin Radikal, Novel Bamukmin Bilang Ini

Senin, 15 Februari 2021 09:41
GAR ITB Tuding Din Syamsuddin Radikal, Novel Bamukmin Bilang Ini

Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Eks Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin turut bersuara atas langkah Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) melaporkan Din Syamsuddin dengan tuduhan bersikap radikal.

Novel mengatakan, Presiden Joko Widodo harus memberikan jaminan kepada mantan Ketua umum PP Muhammadiyah agar tidak dikriminaliasi.

“Jokowi harus memberikan klarifikasi untuk memberikan jaminan kepada Din Syamsuddin untuk tidak dikriminalisasi atas dasar laporan pendukung Jokowi. Kelompok Jokowi harus menghentikan sikap permusuhan,” ungkap Novel kepada JPNN.com, Minggu (14/2) malam.

Novel Bamukmin lantas menyebut pemimpin komunis berpengaruh yang juga pendiri Republik Rakyat Tiongkok Mao Zedong, yang ingin dikritik tetapi nyatanya pengkritiknya malah ditangkap

“Jangan seperti Mao Zedong tokoh komunis China yang ingin dikritik. Namun ternyata itu jebakan keji karena yang mengkritik justru ditangkapi,” katanya.

Lebih jauh, Novel menambahkan, perihal kasus yang dialami Din Syamsudin sangat jelas belum masuk kategori mengkritik.

“Dalam hal Din Syamsuddin jelas belum masuk ranah mengkritik,” katanya.

Dia berharap, sejak Jokowi berkomitmen untuk siap dikritik maka para pendukungnya harus mendukung, bukan malah mengambil kesempatan untuk menjerat lawan politik.

“Sejak Jokowi lancarkan komitmennya untuk siap dikritik dengan begitu pendukungnya termasuk para buzzer harus mendukung bukan justru mengambil kesempatan untuk menjerat lawan politiknya dan segera mengambil langkah atas dukungan terbukanya kebebasan berpendapat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Din Syamsudin dilaporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) oleh Alumni Institusi Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam GAR ITB.

Din Syamsuddin dianggap telah melanggar kode etik sebagai ASN dengan tuduhan radikalisme. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
7
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar