Gugatan Lawan Ditolak MK, Indah-Suaib Sisa Menunggu Pelantikan

Senin, 15 Februari 2021 21:00

FAJAR.CO.ID, MASAMBA— Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia membacakan Putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 dengan Nomor Putusan 118/PHP.BUP-XIX/2021, Senin (15/2/2021) di Jakarta.

Perkara perselisihan hasil Pilkada tersebut diajukan oleh Pemohon yaitu H. Arsyad Kasmar dan Andi Sukma Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara Tahun 2020.

Dalam Amar Putusan yang dibacakan Ketua Mahkamah Konstitusi RI menyatakan Permohonan Pemohon Tidak Dapat Diterima

“Dalam Pokok Permohonan: Menyatakan Permohonan Pemohon Tidak Dapat Diterima.” ucap Anwar Usman, Ketua Mahkamah Konstitusi RI. Dalam Sidang Pleno Mahkamah Konstitusi yang Terbuka Untuk Umum. Senin, (15/02/2021).

Secara terpisah Juru Bicara (Jubir) Indah Putri Indriani dan Suaib Mansur, Hikmawan Pasalo mengatakan bahwa dengan ditolaknya Permohonan Pemohon tersebut maka pihaknya akan menunggu Tahapan selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Luwu Utara. Termasuk pelantikan sebagai rangkaian terakhir pelaksanaan Pilkada.

“Dengan ditolaknya Gugatan Pemohon di MK yakni Gugatan Paslon Nomor Urut 3, maka KPU Kabupaten Luwu Utara berdasarkan PKPU No. 5 Tahun 2020 diwajibkan selanjutnya secara resmi melalui Pleno untuk menetapkan Paslon Indah Putri Indriani dan Suaib Mansur Sebagai Pasangan Calon Terpilih maksimal 5 Hari setelah mendapat salinan Putusan MK; berikutnya KPU Luwu Utara diwajibkan melakukan Pengusulan Pengesahan Pengangkatan Calon Terpilih kepada DPRD Kabupaten Luwu Utara maksimal 3 hari setelah Penetapan Paslon Terpilih untuk Kemudian di umumkan dan di usulkan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Sulsel dengan dasar Hasil Rapat Paripurna DPRD.” jelas Jubir Indah-Suaib, Hikmawan Pasalo. Senin, (15/02/2021).

Komentar