Guru Honorer Dipecat Gegara Unggah Jumlah Gaji di Facebook, Gubernur Sulsel Bilang Begini

Senin, 15 Februari 2021 15:49

Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan memberikan penjelasan soal pemecatan seorang guru honorer di SD 169 Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone. Penjelasan itu didapatkan Nurdin melalui laporan langsung Wakil Bupati Bone kepada dirinya.

Menurut Nurdin, pemecatan guru honorer bernama Hervina itu bukan hanya karena telah mengunggah gaji di facebooknya. Tapi juga karena faktor lain.”Saya kan lansung ke Bone mengecek, laporan dari wakil bupati yang bersangkutan 5 tahun tidak aktif, terus diaktifkan lagi. Memang itu gaji Rp 700 ribu dari DAK (Dana Alokasi Khusus), tapi ada lagi Rp 500 ribu dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah),” jelas Nurdin di kantornya, Senin (15/02/2021).

Lanjut Nurdin, faktor lainnya jelas, bahwa tenaga pendidik harus melaksanakan pekerjaannya mengajar secara berkelanjutan.”Dia harus kontinyu mengajar. Jadi mungkin ada itu faktor yang dari kepala sekolah,” tegasnya.

Sebelumnya ramai diberitakan, Hervina diduga dipecat oleh kepala sekolah karena mengunggah gajinya di facebook sebesar Rp700 ribu selama empat bulan.

Dia juga merinci alokasi gajinya untuk berbagai kebutuhan, salah satunya untuk membayar hutang Rp500 ribu. Namun tidak ada sisa gaji untuk dirinya sendiri. “Untuk saya mana?” tulisnya.

Tak berapa lama setelah mengunggah gajinya di media sosial, Hervina mendapat pesan singkat dari kepala sekolah. Isi pesan tersebut, meminta Hervina mencari tempat kerja lain yang bisa memberinya gaji yang jauh lebih besar.

Komentar