Guru Honorer yang Dipecat Temui Ketua DPRD, Hervina: Cukup Saya yang Alami Seperti ini

Senin, 15 Februari 2021 16:52

Guru Honorer, Hervina yang dipecat karena memposting gajinya di FB bertemu dengan Ketua DPRD Bone. (IST)

FAJAR.CO.ID, BONE — Hervina, guru honorer SDN 169 Sadar, Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe datang langsung ke DPRD Bone menyampaikan duduk persoalan kasusnya, Senin (15/2/2021).

Kehadirannya diterima Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, Wakil Ketua DPRD Bone Andi Wahyudi Taqwa, Wakil Ketua Komisi IV Andi Muh Salam dan anggota DPRD Bone, Arifuddin.

Dihadapan anggota DPRD Bone, Hervina menyampaikan pemerintah harus lebih memperhatikan guru honorer. Kalau perlu diangkat jadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Tolong guru honorer lebih diperhatikan ke depannya. Jika perlu diangkat jadi PNS. Cukup saya saja yang mengalami nasib seperti ini,” akunya.

Meski begitu, Vina sapaan karibnya berharap masih diberi kesempatan untuk mengajar di SDN 169 Sadar. Jika tidak bisa, ia pun sudah pasrah. Jika pun opsi sekolah lain diberikan mengajar, Hervina akui sudah tidak bisa. Sebab sekolah lain jaraknya jauh.

“Selain SDN 169 Sadar, saya sudah tidak bisa. Jaraknya dari rumah 6 kilometer,” bebernya.

Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan akan menindaklanjuti penyampaian dari Hervina dengan melakukan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan beberapa komisi dan OPD terkait. “InsyaAllah besok, Selasa, 16 Februari siang akan kami rapatkan bersama,” ucapnya.

Meski begitu, Irwandi mengungkapkan, guru bakti atau sukarela di daerah terpencil itu harus diprioritaskan jadi ASN atau minimal Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (P3K).

Komentar